Percakapan Bejo & Trimbil:

Bejo: Mbil.. Trimbil… tanggal 25 Mei tahun 2005 kowe lagi neng ndi???
Trimbil:
Hmmm… lagi neng ndi yah..????  wahh..  ya jelas lupa!! tanya kok aneh-aneh wae to…
Bejo
:
Trus  lagi neng ndi kwe tanggal 11 September tahun 2011 pas ono pengeboman gedung WTC-Amrik??
Trimbil
:
Hmm.. (sambil berpikir) OIA !!,,, pas itu ak lagi makan dengan keluarga sambil nonton tipi!

Kenapa si Trimbil bisa ingat pada 11 September 2011??

Sebelum melanjutkan, pikirkan sebentar tentang ingatan Anda. Apakah menurutmu kamu mempunyai ingatan yang “bagus” atau “buruk”?  hmm…. atau kadang-kadang ingatan kamu bekerja dengan sempurna mampu mengingat semuanya… tetapi kadang-kadang mengecewakanmu??

Mengapa bisa begini? jika Anda pernah mengalami ingatan yang buruk-mengecewakan, itu bukan berarti kamu “bodoh” yah…  tpi ini menandakan bahwa Anda perlu memberi sedikit bantuan kepada otak Anda untuk menyimpan informasi yang masuk, sehingga ketika Anda membutuhkan, Anda bisa mengingatnya- recall kembali dengan mudah.

Percakapan di atas si Trimbil menjadikan peristiwa pengeboman WTC 11 September 2011 sebagai Asosiasi/cantolan yang sangat kuat pada ingatannya.

So, apa itu Imajinasi dan Asosiasi???

Imajinasi bisa membantu Anda untuk mengingat, karena imajinasi membuat informasi  yang masuk ke otak menjadi tampak lebih menarik. Gunakan imajinasi Anda untuk memasukan informasi yang masuk ke dalam otak, Tony Buzan dalam bukunya memberikan beberapa cara menggunakan imajinasi:

  • Melebih-lebihkan.  Gunakan imajinasi  Anda dengan heboh sehingga Anda akan dengan mudah mengingatnya
  • Tawa. Semakin lucu Anda menggambarkan apa yang sedang Anda pelajari, akan semakin mudah Anda mengingatnya.
  • Indra. Gunakan kelima indramu untuk membantu imajinasi sebanyak mungkin. Lihat, Cium, Dengar, Rasakan
  • Warna. yah.. otak kita sangat senang dengan warna. So, ketika kamu membayangkan gunakan warna sehidup mungkin
  • Irama. Semakin banyak Anda melibatkan gerakan dan irama ke dalam apa yang sedang Anda pelajari, akan semakin nyata “gambaran” di benakmu.
  • Berpikir Positif. Umumnya akan lebih mudah mengingat apa yang Anda sukai daripada hal-hal yang tidak Andai sukai. Seperti: Anda mengatakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda tidak boleh lupa sesuatu, kemungkinan besar Anda akan lupa! tetapi katakanlah pada diri sendiri yang benar-benar Anda inginkan-aku harus mengingatnya.

Anda menggunakan imajinasi dalam mengingat informasi berarti Anda telah menggunakan sisi kanan otak Anda. Ingatan yang disimpan dalam oleh otak kanan sifatnya jangka panjang – long term memory

Asosiasi merupakan cara Anda mencantolkan/menghubungkan apa yang Anda tahu. Seperti percakapan Bejo dan Trimbil di atas, Trimbil menjadikan peristiwa pengeboman WTC 11 September 2011 sebagai Asosiasi/cantolan yang sangat kuat pada ingatannya. Peristiwa pengeboman WTC 11 Sepetember 2011 sebagai pemicu ingatan bahwa dia sedang makan bersama keluarga waktu peristiwa itu. Masih menurut om Tony Buzan, Asosiasi didefinisikan agak mirip dengan sebuah lemari besar yang penuh dengan gantungan. Jika Anda ingin belajar sesuatu yang baru, Anda perlu menemukan hubungan antara sesuatu yang baru itu dengan sesuatu yang sudah ada di dalam Lemari Anda, kemudian menempatkan di gantungan yang sama.

So, jika Anda ingin mengingat sesuatu Anda hanya perlu mengasosiasikannya dengan sesuatu yang sudah Anda ketahui dengan menggunakan imajinasi Anda. Karna Imajinasi dan Asosiasi akan memastikan Anda berhasil mengingat setiap kali Anda membutuhkannya. Sinergikan Otak kanan dan Otak Kiri Anda.

Artikel terkait: