Sebagian dari Anda mungkin akan bertanya-tanya.. gambar apa ini????? Maksudnya apa…..???

gambar di atas adalah sebuah  MIND MAP !!!
Mind Map????? apalagi itu???? coretan anak kecil kah…? atau…….??

Hmmmm… Mind = Pikiran dan Map = Peta. betull.. betull.. betull??

Yaaa… benar! Mind Map = Peta Pikiran yang ada di otak Anda.

Menurut Om Tony BuzanThe Ultimate Book of Mind Maps, Mind Map adalah alat pikir organisasional yang sangat hebat – pisau tentara swiss otak !
dan masih menurut Om Tony, Mind Map merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikiran kita.

so, Mind Map adalah merupakan sistem pembelajaran secara kreatif yang sesuai dengan cara kerja otak kita-menggunakan potensi dan kapasitas otak  secara benar dan efisien dengan memanajemen otak kiri dan otak kanan.

Selanjutnya apa neh….? kita sudah mengetahui kehebatan sistem pembelajaran menggunakan Mind Map ini… terus bagaimana caranya menerapkan Mind Map dalam kehidupan kita??

Sebelum kita menerapkan penggunaan Mind Map, alangkah baiknya kita ketahui fakta berikut ini tentang otak manusia. .

Menurut Sutanto Windura dalam bukunya Mind Map Langkah demi Langkah manusia rata-rata baru menggunakan potensi dan kapasitas otaknya kurang dari 1% dan sisanya tidak pernah dipakai dan dilatih dengan baik.  Wow… hanya satu persen saja-berarti otak kita masih orisinil tuh-gak pernah dipakai hihihihi…

okay begini penjelasannya… kita lihat gambar otak di bawah ini

Pada gambar di atas ada dua belahan otak; otak kiri dan otak kanan serta berbagai kegiatan/aktivitas yang dilakukan oleh kedua belahan otak tersebut.  sebagai contoh ketika kita melakukan aktivitas berbahasa: menulis/mencatat dari dosen yang sedang menerangkan di depan kelas, membaca materi perkuliahan, berhitung serta menggunakan logika kita untuk menyelesaikan suatu masalah berarti kita sedang menggunakan otak kiri kita-ingat otak kiri sifat memorinya adalah jangka pendek (Short Term Memory)

sebaliknya, ketika kita asik menikmati pemandangan alam, menggunakan imajinasi kita dalam merangkai puzzle, menikmati musik serta melamun berarti otak kanan kitalah yang lebih aktif bekerja, dan segala yang berhubungan dengan aktivitas otak kanan ini sifat memorinya adalah jangka panjang (Long Term Memory).

Mari kita buktikan…. dalam bukunya Om Sutanto Windura mencontohkan-kita semua mudah untuk mengingat wajah orang yang pernah bertemu dengan kita daripada namanya. benar..???? ini adalah bukti bahwa nama adalah kata-kata (bahasa) yang berperan aktif disini adalah otak kiri dan otak kiri adalah sifat memorinya jangka pendek, sedangkan wajah orang merupakan “image” yang dimengerti oleh otak kanan kita dan sifat memorinya adalah jangka panjang.

So, mengapa kita baru bisa menggunakan seluruh kehebatan otak kita kurang dari 1% saja? hal ini disebabkan karena lingkungan kita lebih banyak menuntut kita untuk menggunakan otak kiri kita daripada otak kanan. Ini bisa kita lihat pada aktivitas keseharian kita seperti:

  • kegiatan sehari-hari kita didominasi oleh kegiatan menulis, mencatat, mendengarkan dosen menerangkan, membaca buku, koran atau majalah.
  • Kita semua-kebanyakan lebih sering menggunakan organ tubuh sebelah kanan, misalnya saat berjabat tangan, menulis, mengambil sesuatu, menendang bola, menyendok makanan dll-organ tubuh sebelah kanan yang mengatur adalah otak kiri kita.
  • Selain itu pelajaran yang kita terima di sekolah/kampus lebih dominan menggunakan otak kiri, misalnya logika, matematika, bahasa asing, dll.

Dan disisi lain otak kanan kita lebih jarang digunakan. kegiatan-kegiatan yang menggunakan otak kanan frekuensinya jarang dilakukan seperti bermusik, fotografi, menggambar dll. bahkan di sekolah/kampus kegiatan semacan ini hanya dijadikan ekstra kurikuler saja, dan kesimpulannya lingkungan kita lebih banyak menuntut kegiatan/aktivitas yang menggunakan otak kiri dan ini menyebabkan tidak seimbangnya beban otak kiri dan otak kanan. Ketidakseimbangan ini menyebabkan kerja otak kita tidak sinergis, tidak efisien dan otak kita tidak menunjukkan performa optimalnya-ini yang menyebabkan mengapa manusia menggunakan potensi dan kapasistas otaknya kurang dari 1%.

So, kita sudah mengetahui fakta tentang otak kita, saatnya sekarang ijinkan Anda untuk mengoptimalkan potensi dan kapasistas otak Anda menggunakan sistem pembelajaran Mind Map !