Pada tulisan sebelumnya “Apa itu Diabetes Mellitus alias DM” sudah dijelaskan berbagai macam tipe diabetes, nah pada tulisan kali ini saya berbagi pengetahuan mengenai diabetes tipe 2, apa itu? bagaimana bisa terjadi? solusinya gimana? Okay… luangkan waktu sejenak untuk membaca tulisan ini, dan semoga bisa bermanfaat menambah/memperkaya pengetahuan Anda khususnya bagi penderita Diabetes tipe 2.

Sudah sekitar 6 bulan terakhir ini saya mendapat sebutan baru yaitu diabetesi, yaitu sebutan bagi penderita diabetes. Ya, saya divonis dokter mengidap diabetes. Oh NO !! Sempat panik juga… bagaimana bisa saya mengidap diabetes? Bisa dibilang saya tidak punya pengetahuan tentang penyakit diabetes, yang saya tau tentang diabetes hanya penyakit turunan. Sementara itu Ayah dan Ibu tidak memiliki riwayat diabetes, saya juga tidak suka dengan makanan dan minuman manis. So, kok saya bisa kena ya??? apa sebab? Semua informasi mengenai penyakit ini saya cari mulai dari obrolan dengan senior penderita diabetes, cari tau via internet dan baca buku-buku referensi. Nah sekarang saatnya saya bagi pengetahuan ini, yuk mariii…

Diabates tipe 2 ini biasanya banyak diderita oleh individu yang berusia di atas 30 tahun. Tapi saat ini juga banyak kasus individu yang masih muda belia menderita penyakit ini. Penyebabnya adalah pola makan (diet) dan gaya hidup yang tidak sehat yang selama ini dilakukan. Hmmm… bener juga ini. Sebelum di vonis sebagai diabetesi pola makan (diet) saya tidak karuan (makanan miskin nutrisi)-saya sangat suka dengan makanan yang termasuk jenis karbohidrat sederhana seperti Nasi putih, mie-mie instan-mie ayam-yummy, roti/kue. Jam makan saya pun ndak terpola dengan dengan baik, saya sering makan malam sehabis pulang begadang sekitar jam 1 dini hari, hal ini diperparah saya jarang melalukan aktivitas berolah raga 🙁

Pada penderita diabetes tipe 2 ini sel beta pada pankreas bisa menghasilkan insulin, akan tetapi oleh penyebab tertentu, glukosa gagal masuk ke dalam sel. Kegagalan ini terjadi karena sel kebal (resisten) terhadap insulin. Hormon insulin ini merupakan hormon metabolik utama yang bertugas menyalurkan glukosa ke dalam sel. Insulin ini juga sebagai kunci penentu tinggi-rendahnya kadar gula darah. Ketika kita mengkonsumsi karbohidrat, tubuh memberi sinyal kepada pankreas untuk mengeluarkan insulin, namun pada penderita diabetes tipe 2 insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak bekerja dengan baik, level insulin tinggi dan gula tidak dapat disalurkan ke dalam sel dengan baik akan menyebabkan gula darah meningkat. Penyakit diabetes adalah adalah penyakit yang identik dengan level gula dalam darah.  Adapun tanda-tanda awal diabetes tipe 2 yang pernah saya alami dan yang perlu Anda ketahui sebagai berikut:

  • Sering merasa haus (kasus yang saya alami saya merasa haus terus dan maunya minum terus, sehari bisa menghabiskan bergelas-gelas air putih dan karena minimnya pengetahuan saya tentang diabetes saya juga mengkonsumsi es teh/sirup sampai beberapa gelas setiap harinya)
  • Sering kencing (hal ini berkorelasi positif karena saya sering minum)
  • Tanpa penyebab yang jelas berat badan hilang (berat badan saya turun drastis 9Kg dalam satu bulan)
  • Penglihatan kabur (penglihatan saya tiba-tiba menjadi kabur)
  • Badang terasa lelah dan mudah mengantuk

Jika Anda mengalami tanda-tanda seperti di atas segera lakukan medical check up (MCU) atau konsultasikan ke dokter pribadi Anda.

Referensi:

Mayo Clinic, Diabetes, 2012, http://www.mayoclinic.com/health/diabetes/DS01121 di akses pada tanggal 29 Januari 2013

Lanny Lingga, 2012, Bebas Diabetes Tipe-2 Tanpa Obat, AgroMedia Pustaka, Jakarta Selatan

Phaidon L. Toruan, 2012, Fat-loss Not Weight-loss for Diabetes Sakit tapi Sehat, Transmedia, Jakarta Selatan

Obrolan dengan beberapa penderita diabetes