Penghujung Maret 2012 tinggal menghitung hari lagi.. 28, 29, 30, 31 !!! hehehe… tinggal empat hari lagi teman!
Bagi Anda pemegang NPWP tentunya sudah paham betul arti bulan Maret! hahahaha…. ya! akhir Maret adalah batas akhir pelaporan pajak. katanya sih ORANG BIJAK TAAT PAJAK ato slogan terkini BANGGA BAYAR PAJAK….???? hehehe…gmana bisa bangga kalo duit pajak dikorupsi terus 🙁 APA KATA DUNIA???

Apalah Slogannya yang penting  tuntaskan saja kewajiban kita, Lillahi Ta’ala 😉

Okay teman, saya mau berbagi cara pelaporan SPT tahunan bagi wajib pajak orang pribadi. Sebelumnya perlu diketahui ada tiga jenis SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Pertama adalah SPT dengan kode 1770, kedua SPT berkode 1770S, dan ketiga SPT dengan kode 1770SS. Ketiga jenis SPT ini diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang berlainan. Dengan kata lain, Wajib Pajak Orang Pribadi hanya akan mengisi salah satu dari ketiga jenis SPT tersebut. Tidak mungkin mengisi dua atau tiga jenis SPT tersebut.

Formulir dengan kode 1770 digunakan bagi Anda yang memiliki penghasilan dari kegiatan usaha ataupun pekerjaan bebas. Misalnya mempunyai toko, wartel, salon dan lain-lain. Artinya selain Anda sebagai karyawan, Anda atau anggota keluarga Anda punya penghasilan lain dari usaha atau pekerjaan bebas.

Formulir dengan kode 1770S digunakan apabila penghasilan Anda hanya berasal dari pekerjaan atau sumber lain yang bukan dari kegiatan usaha/pekerjaan bebas. Namun demikian, jika penghasilan kotor Anda (Bruto) dalam satu tahun tidak lebih dari Rp60 juta, maka formulir yang Anda gunakan adalah formulir dengan kode 1770SS (double S = sangat sederhana). Nah, Anda sudah dapat menentukan jenis SPT apa yang akan Anda gunakan bukan?

Jika Anda sudah faham SPT mana yang akan Anda isi, sekarang saya ajak Anda untuk melihat apa yang dilakukan perusahaan Anda atas gaji Anda.

 Hampir semua perusahaan ataupun kantor pemerintahan dan lembaga lainnya di Indonesia diwajibkan untuk memotong Pajak Penghasilan atas gaji dan penghasilan lain yang dibayarkan kepada karyawannya. Pemotongan ini secara umum dinamakan pemotongan PPh Pasal 21. Jadi, sebenarnya atas penghasilan Anda dari perusahaan atau kantor sudah dikenakan Pajak Penghasilan. Itu artinya Anda sudah membayar Pajak Penghasilan. Tidak masalah apakah pajak tersebut dipotong dari gaji Anda ataupun ditanggung oleh perusahaan Anda.

Nah, karena penghasilan Anda sudah dipotong Pajak Penghasilan, maka terdapat bukti pemotongan pajak yang dikeluarkan oleh perusahaan Anda. Walaupun Anda dipotong pajak tiap bulan, tetapi berdasarkan ketentuan, perusahaan hanya membuat bukti potong ini setahun sekali. Pembuatan bukti potong ini wajib dilakukan oleh perusahaan dan karyawan wajib diberi. Maka, kalau Anda tidak diberi bukti potong ini oleh perusahaan, silahkan Anda minta ke perusahaan Anda. Biasanya yang membuat bukti potong ini adalah bagian HRD. Nah, dalam bahasa teknis, bukti pemotongan PPh Pasal 21 ini dinamakan formulir 1721 A1 (untuk karyawan swasta) atau 1721 A2 (untuk pegawai negeri).

Di atas sudah disampaikan bahwa Anda harus meminta bukti pemotongan pajak pada perusahaan Anda. Mengapa? Karena dasar pengisian SPT PPh Orang Pribadi untuk karyawan ini adalah formulir 1721 A1 atau A2 ini. Dan fotocopy nya harus dilampirkan.

Untuk lebih jelasnya anda dapat mendownload contoh pengisian SPT dalam bentuk pdf beserta videonya.

  • Contoh pengisian SPT tahunan dapat di download DISINI
  • Formulir SPT tahunan 1770 dapat di download DISINI
  • Formulir SPT tahunan 1770S dapat di download DISINI
  • Formulir SPT tahunan 1770SS dapat di download DISINI
  • Video cara Pengisian SPT 1770S & 1770SS dapat di download DISINI
  • Video cara Pengisian SPT 1770 dapat di download DISINI

Tulisan di atas adalah cara pelaporan SPT secara Manual. Karena sekarang era internet dirjen pajak juga telah membukan penyampaian SPT Tahunan secara online. Nah, bagi Anda yang suka dengan teknologi saatnya Anda beralih ke pengisian SPT secara online!

Saat ini fasilitas e-Filing melalui www.pajak.go.id diberikan hanya untuk 2 jenis SPT saja, yaitu: SPT Tahunan formulir 1770S dan SPT tahunan formulir 1770SS. untuk mendapatkan informasi lengkap menggenai penyampaian SPT Tahunan Secara Online (eFiling) bisa ikuti link berikut: http://efiling.pajak.go.id

Mari tuntaskan kewajiban kita dengan BANGGA MEMBAYAR PAJAK !  hihihihihi….. 😉

Sumber Artikel:
http://itcreamy.blogspot.com
http://www.pajak.go.id